Arogansi Pengendara Motor Besar

Tulisan ini mungkin menggambarkan puncak kejengkelanku pada klub pengendara motor besar “HD”. Entah bagaimana logikanya mereka bisa sekenaknya menguasai jalan raya yang harusnya milik umum. Kejadian pertama ketika aku ada acara di Jakarta dengan jadwal penerbangan pertama (pagi) dari Semarang. Kebetulan jl Ahmad Yani menuju bandara lumayan padat, dan disaat padat itulah tiba-tiba terdengan sirine motor patwal dan pengendara lain diminta Pak Polisi untuk menepi, aku pikir Pak Gubenur atau Pak Walikota atau ambulance yang akan lewat, maka aku memaklumi saja karena pejabat banyak urusaanya ataupun ambulance perlu dikawal karena emergency. Tetapi dugaanku ternyata melesat….ternyata yang lewat hanyalah 5 buah motor “HD”. Dengan wajah angkuhnya mereka seolah yang memiliki jalan dimana pengguna yang lain harus minggir. Dan yang bikin aku harus menghela nafas dalam-dalam ketika didepanku ada becak penuh muatan yang dikayuh oleh Pak Tua yang usianya sekitar 50 an tahun. Sebenarnya dia sudah agak menepi tetapi karena muatanya cukup banyak dan padat, dia susah mengatur becaknya benar-benar menepi. Sebenarnya untuk lewat “sang juragan HD” sudah cukup walaupun begitu ada diantara pembonceng pengendara “HD” tersebut membentak keras agar Pak Becak minggir ke tepi lagi. Entah ada otaknya or gak pikirku terhadap si pengendara “HD” tersebut.

Kejadian yang baru terjadi kemarin 05 Desember 2011 sekitar jam 13.30 WIB di depan “Mang Engking” Jl. Diponegoro Uangaran. Saat itu kebetulan aku bersama keluarga bermaksud makan di “Mang Engking” soalnya si “omy” suka makan di tempat tersebut karena banyak ikan di kolamnya. Tepat didepan rumah makan tersebut yang harusnya kami belok kiri, e…aku distop Pak Satpam & Pak Polisi disuruh jangan masuk dulu tapi agar menepi. Aku turuti menepi saja….tetapi yang bikin jengkel juga ternyata masih ada pengendara “HD” dengan nada keras memerintahkan agar menepi lagi. Sekali lagi aku hanya menghela nafas melihat ulah seperti gak pernah diajari sopan santun nenek moyangnya dari segelintir orang yang baru diberi harta sehingga bisa memiliki motor “HD”.

Kalau dirunut secara logis harusnya para pemilik “HD” adalah orang kaya (punya uang). Logikanya mereka memiliki uang maka background pendidikan dan pengetahuan lebih baik. Tetapi dari yang saya lihat kok tidak mencerminkan demikian, bukannya saya iri karena saya tidak meiliki HD akan tetapi saya justru iri para pengendara “HD” yang tanpa dikawal bersama-sama pengendara kendaraan lainnya bareng-bareng menggunakan jalan tanpa arogan. Semoga mereka walaupun nanti terlambat segera sadar akan tindakannya selama ini. Kalau mau dibandingkan selama tinggal di Jepang, tidak pernah aku menjumpai klub arogan seperti ini. Mereka justru menggunakan motor “HD” yang lebih keren tetapi mereka tetap menghormati pemakai jalan yang lain. Yah…sekali lagi lain ladang lain belalang.

11 responses to “Arogansi Pengendara Motor Besar

  1. yah… begitulah mas… yang namanya punya “nama” suka semaunya…
    apalagi di bandung mas….wehhh…. ga nahan kelakuan motornya…

  2. wkwkwk kalo saya pas riding, baik itu sendiri maupun kelompok kecil (5-10 motor) malah seringnya dipepet2 ama motor bebek, kita ngasih jalan mobil dan motor yang mau crossing eehhh motor bebek pada bablas aja, lampu merah kita tertib eehh motor2 bebek cs maju terus, susah memang, pengawalan sebenarnya tidak perlu-perlu amat, karena tidak ada urgensinya kecuali dalam rangka suatu acara rally, munas atau gathering yang melibatkan lebih dari 100 motor

  3. iya mas, saya perhatiin, dijalanan skrg penggunanya udah ga punya aturan, ga punya etika, ga punya moral, sdikit curhat, bahkan saya sendiripun pernah mengalaminya, ga cuma pengendara motor yang bebek aja mas, ga cuma pengendara HD aja mas, tapi skrg pengendara mobil pun sering arogan

    • Yah….itulah realita disekitar kita mas…logikanya kasta tertinggi ke terrendah pengguna jalan adalah pejalan kaki, pengguna sepeda, pengguna sepeda motor baru mobil…bukan sebaliknya.

  4. gan,,,aku juga orang pati,,aku anak gembong,,,aku pengen juga ke jepang,,alhamdulilah aku sekarang dapet beasiswa ke di unnes,,,kalau boleh tahu email agan apa??????makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s