Lebaran di Tanah Rantau

Lebaran keempat kali sudah aku lalui tanpa keluarga di Jepang. Hari ini oleh Islamic Center Jepang diputuskan jatuhnya tgl 1 syawal 1432 H dimana berbeda dengan Ina yang jatuh besok hari rabu tgl 31 Agustus 2011. Tepat tiga tahun yang lalu, pada tanggal 1 syawal 1429 H aku menginggalkan Ina dan pergi ke Jepang disaat semua orang muslim merayakan idul fitri.

Memang beda sekali suasana lebaran disini dengan dikampung halaman dimana sangat terasa sekali suasana lebaran. Tetapi alhamdulilah adanya teman-teman yang senasib baik dari Ina sendiri maupun dari Malaysia, Bangladesh, Pakistan, maupun negara-negara Timur Tengah, pelaksanaan sholat ied dimasjid berlangsung hikmah. Yang selanjutnya dilanjutkan dengan acara makan-makan bersama. Aneka masakan tersedia dari berbagai negara. Suasana lebaran kita sambut dengan suka cita. Dan yang utama dihari yang fitri ini kita bisa saling memaafkan atas kata dan sikap yang mungkin kurang berkenan kepada teman yang sehari-hari kita bergaul…”Taqobbal allahu minna wamingkum wataqobbal yaa karim”. Dan yang jelas semoga ibadah ramadhan yang telah kita lakukan tahun ini bisa meningkatkan iman dan takwa kita serta menghapus dosa2 kita sekaligus menghantarkan kita kepada pribadi yang lbh baik.

Walaupun kita pergi sejauh-jauhnya, terasa rindu akan suasana kota kelahiran disaat lebaran seperti seperti uangkapan lagu kangen kota kelahiran “Furusato“. Rindu bersilaturahmi kepada orang-tua, sauadara, family dan tetangga. Semoga lebaran tahun depan sudah berada di Ina sehingga bisa sungkem secara langsung kepada bapak-ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s