Etika Mengupload Foto Teman

Jajaring sosial/social network memberi pengaruh yang significant terhadap cara komunikasi saat ini. Dari berbagai ragam jejaring sosoal yang ada mungkin untuk di Indonesia hanya Facebook dan Tweeter yang sangat populer. Banyak manfaat yang kita ambil dari jejaring sosial, misal dengan Facebook kita bisa menemukan dan berkomunikasi dengan teman-teman lama yang mungkin telah bertahun-tahun tidak bertemu selepas lulus dari sekolah dasar atau lainnya. Buat saya pribadi Facebook adalah sebagai sarana silaturahmi sekaligus sebagai pengganti sarana sms dengan istri atau keluarga karena untuk sekali sms dari sini bila menggunakan kartu Hello harus membayar sekitar Rp. 4.500,- jadinya lebih irit hehehe…krn gratis!

Coretan kali ini tidak akan membahas manfaat lainnya dari facebook, yang ingin saya soroti disini adalah fasilitas tag foto. Bila mengupload foto sendiri mau narcis ataupun apalah..terserah … tidak masalah, artinya dengan sadar si pemilik foto mengupload foto yang tidak berkaitan dengan orang lain. Tapi hati-hati ketika mengupload ataupun tag foto orang lain. Saya kadang tak habis pikir ketika biasanya malam hari pas baru sempat buka Facebook lihat dinding Home dimana salah satu teman telah mengupload foto temannya ketika sedang tidur (maaf dalam kondisi mulut terbuka). Mungkin anggapan teman saya itu lucu dan banyak komentar berdatangan, tapi tidak disadari bahwa dinding Facebook sebenarnya telah menjadi dimensi ruang publik dimana orang bisa melihat foto tersebut. Saya hanya tersenyum kecut melihat keegoan teman saya tersebut, bagaimana juga dia telah mempermalukan temannya. Tidak disadari bagaimana perasaan temannya. Dibeberapa negara, sudah menjadi rahasia umum bahwa mengupload foto ke dalam ruang publik misal sejaring sosial, majalah ataupun surat kabar harus mendapatkan ijin pemilik foto karena bila pemilik foto tidak berkenan maka pengupload bisa dituntut ke jalur hukum. Di Indonesiapun harusnya demikian karena menyangkut kode etik.

Kembali ke topik upload foto teman, secara pribadi, mengupload foto teman di jejaring sosial sepatutnya memilih upload foto dimana kondisi teman dalam keadaan yang terbaik (foto yang baik), sehingga setidaknya bila di tag tidak akan ada komplin ataupun masalah. Selain itu si teman justru akan menghormati si pengupload dan akan mengingat jika temannya tersebut tidak pernah mengupload foto dalam kondisi jelek sehingga akan lebih mempererat jalinan persahabatan yang terjadi. Berbeda dengan bila kita mengupload foto yang jelek (walaupun mungkin dianggap lucu). Bagaimanpun juga ini tidak etis karena sudah berada dia area publik dimana tentunya teman tidak ingin dipermalukan dan ini justru akan mengurangi rasa persahatan yang mungkin sudah terbentuk kecuali foto yang benar-benar lucu tetapi tidak merendahkan harga diri teman ke ruang publik. Untuk itulah sekali lagi harus hati-hati bila akan mengupload foto teman di dinding jejaring sosial.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s