Itukah Surga

Peristiwa ini terjadi cukup lama terjadi, kalau tidak salah saat aku masih duduk di kelas 1 SMP 1 Pati. Tapi…entah mengapa seolah gak bisa aku lupakan sampai saat ini. Ketika aku tanya Bapak/Ibuku, beliau tidak mau menceritakannya secara detail. Kalau tidak salah peristiwa itu terjadi saat badanku tidak enak, bisa dikatakan demam. Setelah periksa ke dokter, aku diminta beristirahat dan mendapat ijin beberapa hari untuk tidak masuk sekolah.

Aku benar-benar istirahat bad-rest di kamar walaupun kondisiku sudah membaik dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Kalau tidak salah sore menjelang magrib, aku masih tidur di kamar kakakku yang cowok. Setelah magrib, aku dibangunkan. Tapi entah halusinasi atau nyata, aku merasa ada orang tua yang berbaju hitam telah mengikuti dan mengajakku berbicara. Aku tidak mempedulikan karena terasa badanku malah panas dingin menggigil. Aku merasa ketakutan tapi aku tidak bilang ke ibu atau kakakku saat itu. Karena ibu & kakakku melihat kondisiku belum fit, beliau menyuruh agar istirahat di kamar kakakku yang cewek dimana kamarnya lebih besar.

Setelah kira-kira satu jam tertidur, badanku terasa semakin menggigil dan aku terasa dibangunkan oleh orang tua tapi orang tua kali ini memakai baju putih bersih, kemudian beliau mengajakku. Dari tutur katanya sangat baik. Aku mengikutinya dan sampai pada sebuah jembatan. Kulihat disebelah jembatan banyak sekali orang yang dari anak-anak sampai dengan tua berbaju putih melambai-lambai memanggilku dan menyambutku. Tampak pemandangan yang indah sekali yang belum pernah aku lihat sebelumnya saat itu dan sampai saat ini pula.

Orang tua itu kemudian memberitahu kalau nanti sudah menyebrang jembatan dan bergabung dengan mereka, aku tidak bisa kembali ke tempat semula. Aku saat itu tidak mau, aku hanya mau main saja dan pintaku aku bisa kembali. Saat itu aku melihat jelas melihat ibuku menangis, kakak & bapakku ada pula selain om dan nenekku di kamar kakakku. Mereka berusaha membangunkanku tapi aku gak bisa bangun tapi bisa melihat dengan jelas apa yang mereka lakukan saat itu. Aku meminta kepada orang tua itu untuk menunjukkan kembali jalan ke rumahku karena aku gak mau ibuku menangis sedih. Akhirnya orang tua berpakaian putih itu mengabulkan permintaanku. Setelah itu aku baru bisa bangun dan sadar serta badanku terasa menggigil sekali walaupun dalam dekapan ibuku. Kemudian aku bisa melihat dengan jelas ibu dan banyak keluargaku sudah berada di kamar kakakku.

Aku belum pernah sebelumnya mengalami peristiwa seperti itu. Ketika aku tanyakan peristiwa itu ke kakakku setelah beberapa hari, katanya kejadian itu terjadi lebih dari satu jam. Wajar aja soalnya om dan mbahku yang rumahnya beda udah ada di rumah ortuku. Sampai saat inipun aku kadang bertanya pada diriku sendiri…apakah itu terasnya surga… kelihat begitu indah melebihi keindahan Masjidil Haram maupun Nabawi. Allah Hu Alam… alhamdulilah….sampai saat ini aku masih diberi kenikmatan berupa kesehatan yang tak ternilai harganya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s