Tempat makan di Jepang

Makanan Jepang memang mempunyai citra rasa tersendiri. Pertama kali ketika makan masakan Jepang terasa sangat asing, tetapi setelah berapa kali justru malah ketagihan. Ketika masih di Semarang, ada dua tempat favoritku yaitu :
1. Shabu-shabu house
Terletak di komplek ruko Murni jl. Gajah Mada bersebelahan dengan roti Swiss milik Pak Yono (ortu Mas Sony). Banyak jenis makanan favorit saya di sini terutama yang ada beef dan sayuran yaitu shabu-shabu.
shabu2

2. Nori

Terletak di pintu gerbang perumahan Candi Golf, memang agak masuk dari jalan utama dr. Wahidin tetapi cukup ramai juga kalau malam.
nori 1

Saya lebih sering makan di tempat ini karena mempunyai menu yang banyak variasinya serta harganya lumayan murah dibanding yang pertama. Tempura dan udon merupakan menu favoritku.
tempura udang

Kalau di semarang, selain kedua tempat tersebut masih terdapat satu lagi yaitu Geisha Sushi (kalau tidak salah…lupa-lupa ingat) yang terletak di jl. Sisingamangaraja … depan pertigaan AKPOL. Saya hanya pernah sekali makan disini, tetapi masakannya kurang cocok dengan lidah saya. Sebenarnya tempatnya bagus dan wajar harganya juga bagus…he….3x.

Saat sampai di Jepang, ternyata masakan Jepang yang ada di Semarang itu ternyata hanya sebagian kecil dari berbagai jenis masakan Jepang. Walaupun berbagai jenis, bagi saya yang seorang muslim harus berhati-hati memilihnya karena harus mengetahui dahulu apakah jenis yang saya makan diperbolehkan atau tidak menurut orang muslim.

Karena makanan di Jepang jauh lebih mahal daripada di Indonesia, maka jenis rumah makan yang menjadi favoritku adalah kaiten-zushi.
kaitenzushi

Kaiten adalah berputar dan zushi adalah sushi sejenis makanan, jadi kaiten zushi adalah susshi yang berputar. kaitenzushi adalah rumah makan yang menyajikan sushi yang di letakan di piring kecil dan di letakan kembali pada ban yang berputar. Bila hari libur atau jam makan siang, tempat ini sangat ramai. pernah pengalamanku menunggu tempat duduk hampir satu jam. Mau pulang udah laper….kalau ditunggui …kelaperan…ya terpaksa…nunggu antrian sambil nonton TV.
1

Para pengunjung dapat memakan sushi yang berada di depan mereka. Rata-rata setiap makanan yang tersaji di atas piring seharga 105 s/d 200 en sudah termasuk pajak. Jenisnya banyak sekali sehingga pengunjung bisa dengan bebas menu yang disukai. Biasanya saya menghabiskan sekitar 10 piring dengan total kisaran harga 1000 s/d 1500 en (Rp. 100 rb s/ 150 rb) sudah plus jenis minumannya.

Salam,

Munadi A.

One response to “Tempat makan di Jepang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s