Maafkan Ayah … Dek Omy…

Tak terasa sudah 10 bulan aku meninggalkan istri dan anakku “Akrom Karuma Ferdian” atau lebih sering kami panggil “Romy/Omy”. Barusan aku mendapat kiriman foto ultah kamu…yah..sedikit mengobati rasa kangenku. Memang tanggal 19 Juli 2009 adalah hari yang special bagiku, istriku dan khususnya anakku si Omy….ya…usia Omy sudah tiga tahun….”Tanjaubi omedeto Omy chan…..San sai desu!”
DSC_8416

Sedih rasanya tidak bisa menemani merayakan ultahnya si Omy. Tapi bagaimana lagi karena keadaan. Sebelumnya ketika aku telp, si Omy telp minta hadiah berupa maket rumah lengkap dengan garasi untuk mobil-mobilan. Dia memang sering melihat di pameran property dan didukung oleh si maminya disuruh minta ayah aja … masak gak bisa…..begitu maminya menambahi! Ya mau gak mau harus telp Mas Siswo Herlaut…partner kerjaku yang bisa aku percaya untuk mendapatkan hadiah tersebut padahal udah aku belikan arena mobil balap lengkap dengan rel dan remotenya. Ya kalau gitu untuk hadiah pas aku pulang saja.
DSC_8492

Ultah omy memang special bukan karena ia adalah cucu satu-satunya saat ini tetapi terlebih dia lahir berada ditengah hari kelahiran kedua eyangnya. Eyang kakungnya tanggal 17 Juli sedangkan eyang putrinya tanggal 21 Juli sedangkan ia tanggal 19 Juli. Alhamdulilah sampai saat ini kami selaku ortu masih bersyukur bisa mengadakan syukuran kecil-kecilan. Dan lebih bahagia ketika Omy bisa merayakan ultahnya bersama tema-temanmu dan anak-anak yatim-piatu. Sayang…Eyang Kung dan Eyang Ti dari Pati gak bisa datang karena ada urusan keberangkatan haji.
DSC_8483

Kalau menengak 3 tahun kebelakang pada waktu kelahirannya, aku masih ingat ketika tanggal 19 Juli 2006, istriku harus USG lagi karena menurut dr. Adiyono, harusnya kelahiran tanggal 14 Juli. Istriku berangkat sendiri sedangkan aku dari jam 07.00 pergi ke Blora mengerjakan pekerjaan dengan Perum Perhutani. Memang istriku tipe orang yang tidak manja walaupun itu anak pertama kami dan butuh waktu satu tahun untuk menunggu kehamilannya, ia maklum karena aku sedang mengerjakan pekerjaan yang diburu dateline. Sekitar habis makan siang aku dikabari kalau kemungkinan operasi Caesar. Aku setuju saja dan aku akan segera cepat pulang. Tapi ternyata aku baru selesai sore jam 16.00 padahal jam itu istriku sudah masuk ke tempat bersalin.

Tak ada alasan lagi, aku minta Pak Marlin dari Perhutani untuk memacu Taft Rocky yang kami tumpangi walaupun rasanya perut akan mual karena jalannya yang memang tidak mulus! Sampai Semarang sudah jam 20.00, semua orang sudah di RS. Aku sempatkan mandi sebentar dan berangkat ke RS. Jam 22.00 diputuskan untuk dilaksanakan operasi Caesar. Aku tidak tega melihat istriku dan aku pilih diluar menunggu di depan pintu kamar operasi. Alhamdulilah … tidak begitu lama terdengar tangisan bayi…air mataku keluar dengan sendirinya sebagai rasa haru. Kami diberi tahu kalau bayinya laki-laki. Rasa haru kembali datang ketika aku kumandangkan adzan ditelinganya. Ia tiba-tiba berhenti menangis dan begitu selesai aku adzan, ia kembali menangis…subhanallah…sepertinya dia tahu kalimat yang pertama didengar ketika berada di dunia fana ini.

Saat kelahiran si Omy, aku masih menghandle beberapa pekerjaan yang masuk date line. Kadang kalau ingat…betapa egoisnya aku. Dari RS aku berangkat jam 08.00 terus nengok lagi jam 13.00, setelah itu pergi lagi. Jam 18.00 ke RS kembali dan pergi lagi. Biasaya plg jam 01.00. Alhamdulilah istriku menyadari dan alhmdulilah lagi pekerjaanku bisa beres dengan hasil yang memuaskan. Teman-teman di Perhutani khususnya Bu Nana selaku pimpro sangat puas dengan kerja team-ku, tetapi begitu beliau mendengar kalau istriku melahirkan, beliau gemas karena saya tidak memberitahu.
DSC_8425

Yah…maafkan ayah dek Omy…saat kamu lahir…ayah banyak meninggalkan kamu untuk pekerjaan. Ketika usia kamu 3 bulan, ayah tinggalkan ke Bandung. Dan ketika usiamu 2,5 tahun, ayah tinggalkan ke Jepang. Maafkan ayah Dek Omy! Ayah lakuiin yang terbaik ini untuk kita semua. Sebelum dan setelah kamu lahir bahkan sampai saat ini, ayah selalu berdoa agar kelak kamu menjadi anak yang sholeh, pinter, cerdas yang bisa bermanfaat bagi dirimu, ortu, keluarga dan sesama….amin…!

Munadi A
Kutulis diawal summer holiday…

2 responses to “Maafkan Ayah … Dek Omy…

  1. Insya Allah, Allah akan menggantikan waktu yang terbaik nanti ketika bersama keluarga. Keep semangat wahai penyemangat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s