Hobby Si “Omy”

Kutulis tulisan ini sebagai rasa kangenku kepada anakku yang saat ini masih semata wayang si “Omy”. Setidaknya bila dia besar nanti, dia bisa membaca tulisan yang ditulis oleh ayahnya yang baru didera rasa kangen karena hampir satu tahun belum bisa bertemu.

Saat istriku dinyatakan hamil oleh dokter kandungan setelah menunggu sekitar satu tahun, kami sekeluarga sangat bahagia. Aku selalu berdoa semoga kepada Allah SWT untuk anak pertamaku diberi anak laki-laki. Sebenarnya cowok atau cewek sama saja hanya saat itu aku berpikir setidaknya kalau dia cowok maka akan bisa melindungi adik-adiknya. Alhamdulilah berkat doa yang selalu kami panjatkan, kami dikaruniani seorang anak laki-laki yang kami beri nama “Akrom Karuma Ferdian”. Nama ini merupakan nama pemberian hasil kolaborasi Eyang nya dan kami berdua sebagai ortunya.

Adanya si Omy membuat diriku selalu ingin lebih cepat pulang rumah…maklum si omy memang anak pertama kami sekaligus cucu pertama di keluarga istriku dan cucu ketiga dikeluargaku. Dengan berjalannya waktu, ia tumbuh menjadi anak yang baik. Dan lebih-lebih dokter anak yang menjadi langganan kami sekaligus sekolah dia mengatakan kalau dia anak yang cerdas. Hal ini bisa kami lihat hasil report dari sekolahnya yang memang dia menjadi ringking satu padahal dia yang paling muda. Mungkin ini pula atas doa kami sejak dia masih dalam kandungan. Aku masih ingat saat itu ketika dia masih dalam kandungan, aku sedang mengambil study lanjut di Bandung dan biasaya aku pulang semarang hari jumat. Biasanya sampai semarang hari sabtu jam 03.00 pagi dan aku amat sering menjumpai istriku yang sedang baca Al-Quran di ruang sholat.

Ketika si Omy berumur 1 tahun, aku mulai melihat kesukaan dia. Sebelum pergi atau pulang kantor, dia selalu minta diputar-putarkan dulu naik kendaraan baik itu ayahnya, omnya lebih-lebih eyang kakungnya yang memang agak memanjakannya. Sejak saat itu, dia sangat hafal kunci mobil yang biasanya kami simpan di loker kunci. Dia hafal kunci dan kendaraan yang ada padahal dia belum bisa berjalan pada usia itu. Kemudian dia mulai mengenal jenis-jenis kendaraan yang dia lihat di jalan raya ataupun lihat di TV.
P1000088

Saat itu aku pikir mungkin hanya kebetulan saja…e…ternyata tidak, dia justru mulai lebih suka untuk mengoleksi maianan kendaraan (mobil-mobilan). Setiap ada yang pergi, ia selalu minta oleh-oleh “Car” begitu dia menyebutnya! Pernah suatu kali saya belikan mainan robot-robotan, e…dia cuek bebek gak interested sama sekali. Dan akhirnya aku harus keluar lagi untuk membelikan kesukaannya.
P1000553

Seiring pertumbuhan dia, ternyata kesukaannya justru menjadi-jadi. Hampir tiada hari tanpa beli “car”! Ketika aku masih di Semarang, kadang aku dipusingkan oleh hobbynya si “omy”. Yang lebih mengherankan, dia semakin tahu tempat-tempat yang jual mainan kesukaan dia terutama yang bagus-bagus misalnya di Java Mall. Kalau dia gagal merayu maminya, dia pasti akan mendekat ke Eyang Utinya dan Eyangnya gak bakal tahan dengan rayuan si Omy. Kesukaannya terhadap mainan ini sampai-sampai hampir jenis pakainnya bisa dikatakan 85 % harus ada gambar mobil. Tidak hanya itu, seprei kamar tidurnyapun ada gambar mobilnya. Dan untuk urusan ini, aku sangat salud pada istriku yang selalu mencarikan kesukaan si Omy.
P1000871

Yang lucunya pernah suatu ketika ada acara keluarga, semuanya pakai pakaian adat, dia baru mau pakai ketika pakaiannya dia ditempelin emplem mobil-mobilan. Tidak hanya itu, kalau dia diajak ke Gramedia, yang dipilih dia pasti majalah-majalah otomotif selain buku bacaan anak-anak untuk dia.
21082008001
Bersama Pak Joko yang menjadi sohibnya karena sering naik moge-nya

Pernah suatu ketika aku dan istriku kaget karena dia ambil kunci mobilku dan dia bisa membuka pintu dengan remote dan sekaligus bisa menstarter mobil. Padahal saat itu usianya baru 2 tahun. Mulai sejak itu kami sangat hati-hati menaruh kunci kendaraan.
P1000541

Sampai pada saat aku mau pergi meninggalkan dia dan maminya, aku sempatin memesankan dia rak almari untuk menaruh mainannya karena sudah saking banyaknya dari jenis yang pakai RF maupun yang tamia. Dan satu lagi yang kadang aku gak habis pikir adalah hafalan dia yang selalu ingat dimana dia menyimpan suatu jenis mainannya tersebut padahal jujur saja…aku dan maminya saja tidak ingat karena saking banyaknya.

Dan saat ini, ketika saya atau dia telpon, dia pasti minta oleh-oleh mainan mobil-mobilan. Ya semoga saja hobbynya kelak mendatangkan kebaikan dia dan bisa menjadikan dia anak yang yang mandiri selain sholeh. Amin…1000x.

Salam,

Munadi A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s