Pertama Kali Berangkat Ke Jepang

Pergi kali ini memang rasanya berat…harus meninggalkan istri yang cantik and anakku yang baru lucu-lucunya untuk melanjutkan study lanjut ke Jepang. Terlebih berangkat pada tanggal 1 Oktober 2008 yang merupakan hari raya Idul Fitri hari pertama dimana moment yang ditunggu umat muslim untuk merayakan hari kemenangan. Yah mau gimana lagi…ini sudah pilihan dan kesempatan setelah selama satu tahun aku searching scholarship ke Jepang dan Singapura. Alhamdulilah diterima beasiswa Monbukagakusho dari Pemerintah Jepang untuk tahun ajaran 2008.

Setelah selesai sholat Ied, aku dan istriku sungkem ke kedua ortu istriku sebagai anak yang tak luput melakukan kesalahan kepada beliau. Memang ada sesuatu yang beda aku rasakan, biasanya setelah sungkem ke ortu, aku dan istriku keluar kota untuk pulang ke Pati untuk sungkem kepada kedua ortuku…tapi kali ini gantian ortuku yang pergi ke Semarang karena aku tidak bisa pergi ke Pati.

Rasanya jarum jam begitu cepat berputar! Hampir selama setengah jam, keluarga besar kami berada di ruang VIP bandara Ahmad Yani. Ada yang ngobrol ngalor ngidul ada pula yang ngobrol serius. Tapi aku sendiri tambah galau melihat anakku “Si Omy” yang harus aku tinggalkan. Dia memang belum begitu tahu kalau akan ditinggal ayahnya dalam waktu yang lama. Ia mungkin berfikir kalo ayahnya akan pergi seperti biasanya ke Jakarta or lainnya. Dan akhirnya seorang petugas bandara menghampiri ruang kami memberitahu bahwa pesawat yang akan saya tumpangi sudah mau berangkat. Dengan langkah berat, aku melangkah meninggalkan mantan pacarku “Farah” yang sekarang menjadi istriku dan “Si Omy” buah hati kami.
Si "Omy" di depan rumah

Jam 22.00 WITA, aku sampai bandara Ngurah Rai Bali, aku ganti pesawat JAL. Pada saat check in di bandara, aku sempat kalang kabut soalnya tiba-tiba comunicatorku E90 yang di tas gak ada. Alhamdulilah ketemu setelah aku mengingat-ingat kalau ternyata Hp ku masih tertinggal di bagian scanner bandara.

Saat akan boarding pass, aku melihat seorang mbak-mbak yang sedang kembali menata isi tas dan kopernya karena over weight. Cukup kasihan soalnya over weightnya cukup banyak. Karena tujuannya sama-sama ke Osaka, maka pada saat giliranku tiba, kucoba tanya dia. Dugaanku benar kalau dia juga salah satu penerima beasiswa. Namanya Ajeng, ternyata dia adik kelas di Undip tapi dia di Jurusan Teknik Lingkungan. Akhirnya ada teman ngobrol juga dari Bandara Ngurah Rai ke Osaka Airport. Sampai di Osaka kami berpisah karena universitas kami beda.

Setelah sampai di kota Fukui (2 jam dari Osaka), aku dibantu mas Ali Khomaeni, salah satu mahasiswa University of Fukui dari Indonesia (Kendal – Jateng). Dialah yang membantuku pada saat pertama kali menginjakkan kaki di Jepang. Sore hari, mas Ali mengantarkan ku ke Apato (Apartement) yang disewa untukku selama aku tinggal di Jepang. Terasa sunyi dan sepi saat malam sendirian di apato tanpa istri dan anakku. Aku gak bisa tidur karena terbayang-bayang wajah mereka. I love u all!

Hari demi hari aku sudah mulai beraktivitas di kampus sehingga lambat laun bisa mengurangi rasa kangenku kepada istri dan anakku. Oh… ya, mahasiswa Indonesia di Universitas of Fukui ada 7 orang (saya, Mas Ali Khomaeni, Mas Adrian, Mas Andre, Mas Hermanto, Pak Khairuman dan Pak Laguso) sedangkan kensusei (trainee) dari Indonesia ada sekitar 30 orang.

Saat mengamati lingkungan sekitar terdapat banyak sekali perbedaannya dengan Indonesia, mulai dari prilaku orang Jepang (Nihon jin) maupun sistem pengelolaan lingkungan. Orang Jepang sangat patuh terhadap peraturan yang ada, misalnya lampu rambu lalu lintas. Aku belum pernah menjumpai orang Jepang nyelonong pada saat lampu sudah merah walaupun sepi dan gak ada yang lewat, selain itu budaya antri telah mengakar kuat. Kalo saya guyon sama teman-teman…klo di Jepang antrinya ke belakang tapi klo di Indonesia antrinya berjejer….!

Ok…lain kali disambung lagi! Gambate!

Salam,

Munadi Akrom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s