Agar Lolos Study ke Jepang

Seribu jalan menuju Roma…memang benar pepatah ini. Begitu pula bila kita ingin mengejar cita-cita termasuk belajar dengan gratis dan dapat uang saku. Salah satunya cara adalah dengan mencari beasiswa. Tapi jangan senang dulu karena yang utama juga harus dipegang yaitu mencari sekolah/universitas.
tokyo daigaku

Berikut ini gambaran proses yang mungkin bisa membantu teman-teman :
Bila akan mengambil program master (S2) dan doktor (S3), untuk bisa study di Jepang dan mendapatkan beasiswa dan LA (Latter of Acceptance). Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari Supervisor/professor/laboratory yang akan menjadi tempat kita mangkal selama kita study. Karena tanpa LA, kita tidak bisa melangkah ke tahap berikutnya, yaitu mencari beasiswa. Hampir semua penyedia beasiswa mensyaratkan adanya LA dari professor di Jepang sebagai bukti bahwa sudah ada kontak dan kesediaan dari professor di Jepang untuk menjadi supervisor/pembimbing dan host/tuan rumah.
Mendapatkan professor/supervisor dan LA adalah pekerjaan gampang2 susah. Secara garis besar, ada tiga cara yang bisa kita(pemula) lakukan untuk bisa mendapatkan LA dari seorang professor di Jepang:
1. Kontak teman/kenalan/senior yang sedang study di Jepang
Mengontak teman/sahabat/kenalan/senior yang sudah ada/sedang study di Jepang, dan meminta kesediaannya untuk mencarikan professor yang sesuai dengan minat dan ketertarikan adalah cara yang menurut saya paling mudah dan punya tingkat keberhasilan tinggi. Kita juga bisa menanyakan banyak hal pada teman/sahabat/kenalan/senior yang sudah ada/sedang study di Jepang ini.
Bagi yang kebetulan tidak memiliki teman/sahabat/kenalan/senior yang sedang study di Jepang, bisa dimulai dengan melihat website PPI-Jepang.
daigaku19

2. Searching profesor di Internet
Mengunjungi website universitas di Jepang dan mengontak langsung professor via email merupakan cara yang cukup ampuh. Dengan mengunjungi website universitas2 yang ada di Jepang, masuk ke menu fakultas, masuk ke submenu lab/professor, melihat bidang riset lab/professor tersebut, kemudian kalau sesuai dengan minat kita baru kita kontak langsung professor via e-mail. Alamat e-mail professor biasanya selalu tertulis dalam webiste masing2 lab.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita hendak mengontak langsung seorang professor via e-mail:
(a) Tidak direspon langsung
Mengingat tingkat kesibukan professor di Jepang yang sangat tinggi dan perlu kita ketahui bahwa dalam 1 hari bisa ratusan e-mail yang masuk ke mailbox mereka, ada kemungkinan e-mail2 dari mereka yang tidak dikenal akan dianggap sebagai SPAM dan tidak dibaca. Sehingga kita harus ekstra sabar dan mencoba untuk mengirimnya lagi setelah 1-2mg blm mendapatkan balasan.
(b) Bahasa dan tatakrama.
Tentu saja kita mengontak professor dengan menggunakan bahasa internasional(b.inggris) yang sopan dan selalu awal dengan memperkenalkan diri, ceritakan bagaimana proses kita mengenal beliau, ketertarikan kita pada bidang professor tsb, keinginan kita untuk menjadi mahasiswanya dan diakhiri dengan ucapan terimakasih.
Oh ya ini pengalaman saya…jangan menggunakan email yang jarang kita buka. Kasus yang pernah saya alami, saya menggunakan email institusi pendidikan terakhirku dan ternyata prof mengirim email, parahnya aku buka cukup telat satu minggu. Gunakan email yang sering anda buka.

3. Datang ke Jepang dengan biaya sendiri, kemudian mencari professor dan beasiswa.
Cara ini tergolong cara nekad dan memang butuh dana awal. Ada kelebihan cara ini yaitu dengan berdomisili di Jepang, kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi sekolah dan beasiswa yang itu sangat susah kita dapatkan kalau kita berada di Indonesia. Kebanyakan mereka yang menggunakan cara ini datang ke Jepang dengan menggunakan modal sendiri untuk tiket pesawat, biaya hidup selama 2-3bln sblm mendapatkan part-time, dan yang lebih penting lagi adalah visa/ijin tinggal sebagai turis/visa kunjungan keluarga/visa study bahasa yang bisa kita dapatkan di Kedubes Jepang atau konsuler Jepang di Indonesia. Setelah sampai di Jepang, kita bisa mulai mencari-cari informasi part-time, sekolah dan beasiwa.

Ok..semoga bermanfaat…

Salam,

Munadi A.

2 responses to “Agar Lolos Study ke Jepang

  1. Assalamulaikum.Wr.Wb.Pak Munadi,saya galih angkatan 2006..

    setelah saya baca artikel bapak sangat menarik minat saya untuk melanjutkan studi di jepang.

    Yang ingin saya tanyakan:

    1.Kesulitan2 apa saja yang dihadapi saat kita tinggal di jepang?
    2.Ap nilai/IP dibuthkan sebagai syarat masuk?Jujur saja IP saya msh dibwah 3 tetapi keinginan saya untuk kuliah di jepang sangat tinggi.
    3.Bagaimana dengan bahasa pengantar di perkuliahan nya

    Bisa di reply ke email saya.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s